WhatsApp Icon
BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang semakin memantapkan langkah strategisnya untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pengelolaan zakat di wilayahnya. Hal ini terlihat dengan digelarnya rapat internal oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang pada [Hari/Tanggal Rapat, misalnya: Senin, 15 Desember 2025] di kantor BAZNAS Sampang. Selasa, (16/12).

Rapat tersebut secara khusus membahas persiapan akhir untuk agenda penting yang akan dilaksanakan dalam minggu ini, yaitu kunjungan silaturahmi dan studi tiru (benchmarking) ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk upgrade kapasitas kelembagaan dan inovasi program.

"BAZNAS DIY dikenal memiliki tata kelola zakat yang sangat baik dan berbagai program inovatif yang sukses menjangkau masyarakat luas. Kunjungan ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk belajar langsung mengenai praktik-praktik terbaik mereka," ujarnya.

Seluruh Staff dan Relawan BAZNAS Sampang yang terlibat telah memastikan kesiapan materi, data, dan daftar pertanyaan kunci yang akan diajukan.

Diharapkan, hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan di Sampang, sehingga BAZNAS Sampang mampu mengelola potensi ZIS secara lebih optimal, transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Sampang.

"Kami berkomitmen membawa pulang ilmu dan pengalaman terbaik dari DIY untuk diterapkan di Sampang. Target kami adalah menjadikan BAZNAS Sampang sebagai lembaga pengelola zakat yang lebih profesional, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat," tutup Drs. Abd. Rouf Alhitamy, Ketua BAZNAS Sampang. (w/k).

16-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mengukuhkan komitmennya dalam peningkatan spiritual dan keilmuan staf internal. Kali ini, BAZNAS Sampang melanjutkan sesi rutin kajian Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat landasan spiritual para amilin dan amilat dalam menjalankan tugas pelayanan umat.

Kajian yang dilaksanakan secara internal ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang. Sesi kajian kali ini secara langsung dinarasumberi oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitamy.

Dalam sesi terbaru, KH. Abd. Rouf Alhitamy memfokuskan pembahasan pada bab penting mengenai adabiyah (etika) ketika shalat dan praktik pelaksanaannya. Beliau menekankan bahwa shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sebuah dialog agung antara hamba dengan Tuhannya yang harus dilandasi oleh adab dan kekhusyukan yang benar.

“Shalat adalah tiang agama. Namun, ia tidak akan tegak sempurna tanpa adabiyah yang menyertainya. Adab itu meliputi kesiapan hati, menjaga fokus dari takbiratul ihram hingga salam, serta memperhatikan setiap detail gerakan dan bacaan,” ujar KH. Abd. Rouf Alhitamy.

Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk memastikan bahwa para pengelola zakat memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dari kajian ini tidak hanya bermanfaat untuk individu, tetapi juga tercermin dalam kualitas pelayanan BAZNAS kepada mustahik dan muzakki.

“Dengan hati dan ibadah yang terjaga, insyaallah amanah umat yang dititipkan melalui BAZNAS dapat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan profesional,” tutup beliau.

Kajian Kitab Bidayatul Hidayah direncanakan akan terus berlanjut hingga seluruh bab penting dalam kitab tersebut tuntas dikaji.

12-12-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berinovasi dalam upaya memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat. Kali ini, BAZNAS Sampang menargetkan fasilitas publik sebagai lokasi strategis pengumpulan dana, salah satunya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Kamis, (04/12).

BAZNAS Sampang secara resmi mendistribusikan dan menyerahkan kotak-kotak sedekah ke Puskesmas Banyuanyar. Penempatan kotak sedekah ini merupakan bagian dari program perluasan jangkauan pengumpulan ZIS BAZNAS untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinfak atau bersedekah.

Proses penyerahan kotak sedekah dilakukan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Sampang dan diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Banyuanyar. Inisiatif ini menandai kolaborasi positif antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam menggerakkan kepedulian sosial. Kabag. Pengumpulan, Abd. Wahid menyampaikan bahwa peningkatan ZIS di setiap puskesmas akan selalu digencarkan, mengingat pendayagunaan BAZNAS Sampang juga menyasar kesehatan.

" Keberadaan kotak sedekah di lingkungan Puskesmas Banyuanyar akan mempermudah para pasien, keluarga pasien, maupun staf Puskesmas yang ingin berbagi rezeki. Ini adalah langkah kecil yang besar manfaatnya untuk membantu sesama melalui program BAZNAS," ujar Abd. Wahid.

Dengan penempatan kotak sedekah di Puskesmas Banyuanyar, BAZNAS Sampang berharap dapat meningkatkan kesadaran berzakat dan bersedekah di kalangan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kembali dalam berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Sampang yang membutuhkan.

Langkah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sampang untuk terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS demi tercapainya target penerima manfaat yang lebih luas.

Kontributor : Wildanul Khoir

04-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Koordinasi Bulanan (RKB) pada hari Senin, 01 Desember 2025. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana ini bertempat di kantor BAZNAS Sampang, dengan fokus utama pada evaluasi kinerja bulanan dan pemantapan program strategis menjelang akhir tahun anggaran 2025. (01/12).

Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya akuntabilitas dan percepatan realisasi program yang telah dicanangkan. "Rapat bulanan ini krusial. Kita harus memastikan semua program, terutama program unggulan yang menyentuh langsung masyarakat, telah tuntas sesuai target dan prinsip syariah," tegas beliau.

Fokus Utama Rapat:

  • Evaluasi Kinerja November: Tim pelaksana memaparkan capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan November, serta meninjau kembali efektivitas program pendistribusian di lima pilar utama (Sampang Sehat, Sampang Cerdas, Sampang Makmur, Sampang Peduli, dan Sampang Taqwa).

  • Target Akhir Tahun: Pembahasan intensif dilakukan terkait strategi peningkatan penghimpunan ZIS di penghujung tahun dan finalisasi data penerima manfaat (mustahik) untuk program bantuan akhir tahun.

  • Rencana 2026: Selain fokus tahun berjalan, rapat ini juga mulai merumuskan draf program kerja dan anggaran tahun 2026, menyesuaikan dengan potensi zakat di Kabupaten Sampang.

Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam rapat ini adalah percepatan penyelesaian laporan tahunan agar dapat segera diaudit dan dipublikasikan sebagai wujud transparansi kepada para muzaki.

Rapat bulanan BAZNAS Sampang ini menjadi agenda rutin untuk menjaga ritme kerja yang profesional dan memastikan bahwa setiap dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran demi kesejahteraan umat di Kabupaten Sampang.

Editor: Ainur Ridho

02-12-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi era digital dengan mengirimkan perwakilannya ke acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Mini Expo 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI/Provinsi. Acara bergengsi ini berfokus pada tema krusial, yaitu Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dan Penguatan Digital Fundraising.

Rakernis yang dihadiri oleh seluruh perwakilan BAZNAS se-Indonesia ini menjadi platform penting untuk menyelaraskan strategi nasional dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Sampang diwakili oleh dua staf pelaksana, yakni Taufiq Ismail dan Wildanul Khoir.

Kehadiran kedua staf ini merupakan upaya BAZNAS Sampang untuk mengadopsi teknologi terbaru demi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Sesi pemanfaatan AI dalam Rakernis memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu BAZNAS dalam identifikasi Mustahik: Penggunaan AI untuk memetakan dan memverifikasi kelayakan penerima zakat secara lebih akurat dan cepat.

"Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kami siap membawa pulang ilmu dari Rakernis ini untuk diterapkan di Sampang, agar pelayanan kepada muzaki dan mustahik bisa lebih efisien dan modern," ujar Taufiq Ismail.

Fokus utama lainnya dalam Rakernis adalah penguatan Digital Fundraising. bahwa di tengah tingginya penetrasi internet, kanal-kanal digital menjadi kunci untuk menjangkau donatur muda dan milenial.

Strategi yang dipelajari meliputi:

  • Optimalisasi Platform Digital: Penggunaan media sosial, e-commerce, dan website resmi sebagai gerbang utama penerimaan ZIS.
  • Keamanan Transaksi: Peningkatan sistem keamanan untuk menjamin kepercayaan publik dalam berzakat secara daring.
  • Konten Edukasi Digital: Memproduksi konten-konten kreatif yang edukatif tentang zakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dengan partisipasi aktif dalam Rakernis & Mini Expo 2025 ini, BAZNAS Sampang menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang adaptif, transparan, dan berteknologi tinggi demi kemaslahatan umat.

26-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI

SAMPANG – Inovasi program filantropi berbasis lingkungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, BAZNAS Sampang diundang secara khusus untuk menjadi narasumber di stasiun Radio Republik Indonesia (RRI), guna menyosialisasikan program unggulannya, "Sekolah Sedekah Sampah".

Siaran yang diselenggarakan oleh RRI tersebut menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Sampang untuk menjelaskan secara detail mekanisme dan dampak dari program unik ini kepada masyarakat luas. Program "Sekolah Sedekah Sampah" bertujuan untuk mengkonversi sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi menjadi infaq/sedekah yang hasilnya digunakan untuk mendanai program-program kemanusiaan dan pendidikan BAZNAS.

Mewakili BAZNAS Sampang, hadir langsung dua staf pelaksana, yaitu Abd. Wahid dan Rashita. Keduanya secara bergantian menjelaskan bagaimana program ini bekerja, mulai dari proses edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah hingga mekanisme pencatatan dan penyaluran dana.

Abd. Wahid menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini.

"Melalui program ini, kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan sekadar masalah, melainkan potensi berkah. Anak-anak didik kami ajarkan untuk memilah sampah mereka, kemudian nilai dari sampah itu dihitung sebagai sedekah. Ini adalah cara praktis dan menyenangkan untuk beramal," jelas Abd. Wahid dalam siaran tersebut.

Sementara itu, Rashita fokus memaparkan dampak sosial dan keberlanjutan program. "Dana yang terkumpul dari sedekah sampah ini kemudian disalurkan kembali dalam bentuk beasiswa pendidikan, santunan anak yatim, atau modal usaha bagi mustahik. Ini adalah siklus kebaikan yang menguntungkan lingkungan sekaligus masyarakat dhuafa," tambahnya.

BAZNAS Sampang berharap, melalui sosialisasi di media penyiaran seperti RRI, kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan praktik sedekah yang inovatif dapat meningkat, sehingga Program Sekolah Sedekah Sampah dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas di Kabupaten Sampang.

30-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berupaya memperluas jaringan kemitraan dalam menjalankan program-program pemberdayaan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan silaturahmi sekaligus sosialisasi program inovatif "Sekolah Sedekah Sampah" ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang.

Kunjungan BAZNAS ini diterima langsung oleh Hj. Hurun Ien, S.E., selaku Ketua BPPKAD Sampang, di kantor BPPKAD. Silaturahmi ini menandai dimulainya upaya kolaboratif lintas sektor dalam memadukan isu lingkungan dengan kesejahteraan sosial.

Pemberdayaan Mustahik: Nilai ekonomi dari sampah yang disedekahkan (infaq/shadaqah) diubah menjadi dana produktif untuk membantu mustahik (penerima zakat), seperti beasiswa atau modal usaha.

Perwakilan BAZNAS Sampang menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sedekah dan kepedulian sejak dini.

"Kami berharap BPPKAD, sebagai salah satu instansi vital di Pemerintahan Kabupaten Sampang, dapat mendukung program ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada ASN dan jajarannya. Dengan partisipasi aktif, kami bisa mengoptimalkan sampah menjadi sumber dana yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS.

Hj. Hurun Ien, S.E., menyambut baik inisiatif BAZNAS ini. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap terobosan program yang dinilai kreatif dan relevan dengan tantangan lingkungan saat ini.

"Kami menyambut baik dan mendukung penuh Program Sekolah Sedekah Sampah ini. Ini adalah program yang sangat bagus karena mampu mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi amal jariyah dan sumber daya produktif. BPPKAD siap membantu menyosialisasikan program ini kepada seluruh pegawai kami agar dapat berpartisipasi aktif," tegas Hj. Hurun Ien.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga zakat dan badan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi inovatif berbasis lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sampang. BAZNAS dan BPPKAD berkomitmen untuk segera merumuskan langkah teknis implementasi di lingkungan BPPKAD dan sekolah-sekolah di bawah binaan Pemerintah Kabupaten Sampang.

25-11-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
BAZNAS Sampang Perkuat Sinergi dengan KUA Sreseh, Dorong Peningkatan Penghimpunan ZIS

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus mengencarkan upaya optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat kecamatan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan kunjungan silaturahmi dan sosialisasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sreseh. Selasa, (11/11).

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Sampang, Bapak Moh. Hosni, ini disambut hangat oleh Perwakilan KUA Kecamatan Sreseh, Bapak Muqoddas beserta jajarannya.

Tujuan utama dari silaturahmi ini adalah untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat dengan KUA sebagai mitra strategis di garda terdepan masyarakat. KUA dianggap memiliki peran vital karena kedekatannya dengan tokoh agama, penyuluh, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kecamatan.

Dalam paparannya,Wakil Ketua I BAZNAS Sampang, Bapak Moh. Hosni menekankan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan KUA untuk mengedukasi dan mendorong kesadaran masyarakat serta ASN dalam menunaikan ZIS melalui lembaga resmi.

"KUA adalah mitra kami yang sangat strategis. Melalui para penyuluh dan penghulu, kami berharap edukasi tentang Zakat, Infak, dan Sedekah bisa sampai ke setiap lapisan masyarakat di Sreseh. Optimalisasi ZIS adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan," ujarnya.

Sementara itu, Staff Perwakilan KUA Kecamatan Sreseh, Bapak Muqoddas, menyambut baik inisiasi ini dan menyatakan komitmen penuh lembaganya.

"Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Sampang. Kami akan mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat KUA dan para penyuluh agama untuk menjadi duta-duta BAZNAS, sehingga potensi ZIS di Kecamatan Sreseh dapat terkumpul secara maksimal dan disalurkan secara tepat sasaran," tegasnya.

Diharapkan, dengan penguatan kolaborasi ini, penghimpunan ZIS di Kecamatan Sreseh dapat meningkat signifikan. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan dikelola secara akuntabel oleh BAZNAS Sampang untuk berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik di Kabupaten Sampang.

Kontributor : Wildanul Khoir

11-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
Tingkatkan Akhlak Amil, BAZNAS Sampang Gelar Pengajian Kitab Setiap Pekan

SAMPANG – Dalam upaya memperkuat landasan spiritual dan mentalitas seluruh jajaran pimpinan dan staf, BAZNAS Kabupaten Sampang secara rutin melaksanakan kegiatan kajian kitab internal setiap hari Jumat. Kajian yang digelar pada Jumat (07/11). pekan ini kembali memfokuskan pembahasan pada Kitab monumental, Bidayatul Hidayah.

Kajian tersebut membahas secara mendalam bab mengenai Persiapan Melakukan Ibadah, yang disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. K. H. Abd. Rouf Al-Hitamy.

Dalam paparannya, Kiai Rouf menekankan bahwa kesiapan seorang hamba sebelum menjalankan ibadah, termasuk ibadah muamalah seperti mengelola zakat, sangat krusial. Persiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga pembersihan hati (tazkiyatun nufs) dari berbagai penyakit batin.

"Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali ini mengajarkan kita bahwa awal menuju petunjuk (hidayah) adalah dengan memperbaiki interaksi kita dengan Allah. Terutama bagi kita yang mengemban amanah zakat, ibadah kita harus diawali dengan kesucian niat dan persiapan yang matang," jelasnya

Menurut beliau, menjalankan ibadah dengan persiapan yang benar akan berdampak positif pada integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan insan-insan amil zakat yang tidak hanya profesional dalam administrasi dan penyaluran, tetapi juga memiliki landasan akhlak dan spiritual yang kuat, sehingga amanah dari para muzaki dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Kontributor : Wiladnul Khoir

07-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
Penguatan Jaringan Zakat: BAZNAS Sampang Sosialisasikan ZIS di KUA Kecamatan Pengarengan

SAMPANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melanjutkan agenda penguatan sinergi lembaga dengan menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pengarengan, Kamis, (06/11).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi BAZNAS Sampang untuk memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan ZIS, dengan menempatkan KUA sebagai mitra kunci yang paling dekat dengan masyarakat muzaki di wilayah kecamatan.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala KUA Pengarengan beserta jajaran staf, penghulu, dan penyuluh agama setempat. Tim BAZNAS Sampang, yang dipimpin oleh Wakil Ketua 1, Moh. Hosni, didampingi Staff, dan Relawan Pengumpulan memaparkan beberapa materi secara komprehensif mengenai tata kelola ZIS.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Fiqih Zakat Kontemporer: Penjelasan mengenai berbagai jenis zakat (maal, profesi, fitrah) yang relevan dengan kondisi saat ini.

  • Transparansi dan Akuntabilitas: Pemaparan mengenai sistem pengelolaan dana ZIS oleh BAZNAS Sampang yang berprinsip syariah dan akuntabel.

  • Peran KUA: Menguatkan peran strategis KUA, terutama para penyuluh agama, sebagai duta BAZNAS dalam mengedukasi masyarakat agar menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi.

Staaf Pengumpulan, Rositha menekankan pentingnya peran KUA dalam mendorong kesadaran berzakat.

"KUA adalah mitra kami yang paling vital di lapangan. Melalui para penyuluh dan penghulu, kami berharap edukasi tentang Zakat, Infak, dan Sedekah bisa sampai ke setiap sudut masyarakat di Pengarengan. Optimalisasi ZIS adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan umat," tuturnya

Kepala KUA Kecamatan Pengarengan, menyambut baik inisiasi ini dan menegaskan komitmen lembaganya.

"Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Sampang. Setelah sosialisasi ini, kami akan menjadikan isu ZIS sebagai salah satu materi prioritas dalam setiap kegiatan pembinaan umat di Kecamatan Pengarengan. Insya Allah, sinergi ini akan membawa manfaat besar," katanya

Melalui konsolidasi ini, BAZNAS Sampang berharap dapat mencetak angka penghimpunan ZIS yang lebih tinggi, sehingga dapat menyalurkan lebih banyak bantuan dan program produktif yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup mustahik (penerima zakat) di Kabupaten Sampang.

Kontributor : Wildanul Khoir

06-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY
BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang semakin memantapkan langkah strategisnya untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pengelolaan zakat di wilayahnya. Hal ini terlihat dengan digelarnya rapat internal oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang pada [Hari/Tanggal Rapat, misalnya: Senin, 15 Desember 2025] di kantor BAZNAS Sampang. Selasa, (16/12). Rapat tersebut secara khusus membahas persiapan akhir untuk agenda penting yang akan dilaksanakan dalam minggu ini, yaitu kunjungan silaturahmi dan studi tiru (benchmarking) ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk upgrade kapasitas kelembagaan dan inovasi program. "BAZNAS DIY dikenal memiliki tata kelola zakat yang sangat baik dan berbagai program inovatif yang sukses menjangkau masyarakat luas. Kunjungan ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk belajar langsung mengenai praktik-praktik terbaik mereka," ujarnya. Seluruh Staff dan Relawan BAZNAS Sampang yang terlibat telah memastikan kesiapan materi, data, dan daftar pertanyaan kunci yang akan diajukan. Diharapkan, hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan di Sampang, sehingga BAZNAS Sampang mampu mengelola potensi ZIS secara lebih optimal, transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Sampang. "Kami berkomitmen membawa pulang ilmu dan pengalaman terbaik dari DIY untuk diterapkan di Sampang. Target kami adalah menjadikan BAZNAS Sampang sebagai lembaga pengelola zakat yang lebih profesional, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat," tutup Drs. Abd. Rouf Alhitamy, Ketua BAZNAS Sampang. (w/k).

16-12-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat
BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mengukuhkan komitmennya dalam peningkatan spiritual dan keilmuan staf internal. Kali ini, BAZNAS Sampang melanjutkan sesi rutin kajian Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat landasan spiritual para amilin dan amilat dalam menjalankan tugas pelayanan umat. Kajian yang dilaksanakan secara internal ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang. Sesi kajian kali ini secara langsung dinarasumberi oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitamy. Dalam sesi terbaru, KH. Abd. Rouf Alhitamy memfokuskan pembahasan pada bab penting mengenai adabiyah (etika) ketika shalat dan praktik pelaksanaannya. Beliau menekankan bahwa shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sebuah dialog agung antara hamba dengan Tuhannya yang harus dilandasi oleh adab dan kekhusyukan yang benar. “Shalat adalah tiang agama. Namun, ia tidak akan tegak sempurna tanpa adabiyah yang menyertainya. Adab itu meliputi kesiapan hati, menjaga fokus dari takbiratul ihram hingga salam, serta memperhatikan setiap detail gerakan dan bacaan,” ujar KH. Abd. Rouf Alhitamy. Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk memastikan bahwa para pengelola zakat memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dari kajian ini tidak hanya bermanfaat untuk individu, tetapi juga tercermin dalam kualitas pelayanan BAZNAS kepada mustahik dan muzakki. “Dengan hati dan ibadah yang terjaga, insyaallah amanah umat yang dititipkan melalui BAZNAS dapat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan profesional,” tutup beliau. Kajian Kitab Bidayatul Hidayah direncanakan akan terus berlanjut hingga seluruh bab penting dalam kitab tersebut tuntas dikaji.

12-12-2025 | Admin Ainur Ridho

BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar
BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berinovasi dalam upaya memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat. Kali ini, BAZNAS Sampang menargetkan fasilitas publik sebagai lokasi strategis pengumpulan dana, salah satunya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Kamis, (04/12). BAZNAS Sampang secara resmi mendistribusikan dan menyerahkan kotak-kotak sedekah ke Puskesmas Banyuanyar. Penempatan kotak sedekah ini merupakan bagian dari program perluasan jangkauan pengumpulan ZIS BAZNAS untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinfak atau bersedekah. Proses penyerahan kotak sedekah dilakukan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Sampang dan diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Banyuanyar. Inisiatif ini menandai kolaborasi positif antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam menggerakkan kepedulian sosial. Kabag. Pengumpulan, Abd. Wahid menyampaikan bahwa peningkatan ZIS di setiap puskesmas akan selalu digencarkan, mengingat pendayagunaan BAZNAS Sampang juga menyasar kesehatan. " Keberadaan kotak sedekah di lingkungan Puskesmas Banyuanyar akan mempermudah para pasien, keluarga pasien, maupun staf Puskesmas yang ingin berbagi rezeki. Ini adalah langkah kecil yang besar manfaatnya untuk membantu sesama melalui program BAZNAS," ujar Abd. Wahid. Dengan penempatan kotak sedekah di Puskesmas Banyuanyar, BAZNAS Sampang berharap dapat meningkatkan kesadaran berzakat dan bersedekah di kalangan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kembali dalam berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Sampang yang membutuhkan. Langkah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sampang untuk terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS demi tercapainya target penerima manfaat yang lebih luas. Kontributor : Wildanul Khoir

04-12-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun
BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Koordinasi Bulanan (RKB) pada hari Senin, 01 Desember 2025. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana ini bertempat di kantor BAZNAS Sampang, dengan fokus utama pada evaluasi kinerja bulanan dan pemantapan program strategis menjelang akhir tahun anggaran 2025. (01/12). Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya akuntabilitas dan percepatan realisasi program yang telah dicanangkan. "Rapat bulanan ini krusial. Kita harus memastikan semua program, terutama program unggulan yang menyentuh langsung masyarakat, telah tuntas sesuai target dan prinsip syariah," tegas beliau. Fokus Utama Rapat: Evaluasi Kinerja November: Tim pelaksana memaparkan capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan November, serta meninjau kembali efektivitas program pendistribusian di lima pilar utama (Sampang Sehat, Sampang Cerdas, Sampang Makmur, Sampang Peduli, dan Sampang Taqwa). Target Akhir Tahun: Pembahasan intensif dilakukan terkait strategi peningkatan penghimpunan ZIS di penghujung tahun dan finalisasi data penerima manfaat (mustahik) untuk program bantuan akhir tahun. Rencana 2026: Selain fokus tahun berjalan, rapat ini juga mulai merumuskan draf program kerja dan anggaran tahun 2026, menyesuaikan dengan potensi zakat di Kabupaten Sampang. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam rapat ini adalah percepatan penyelesaian laporan tahunan agar dapat segera diaudit dan dipublikasikan sebagai wujud transparansi kepada para muzaki. Rapat bulanan BAZNAS Sampang ini menjadi agenda rutin untuk menjaga ritme kerja yang profesional dan memastikan bahwa setiap dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran demi kesejahteraan umat di Kabupaten Sampang. Editor: Ainur Ridho

02-12-2025 | Admin Ainur Ridho

Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising
Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi era digital dengan mengirimkan perwakilannya ke acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Mini Expo 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI/Provinsi. Acara bergengsi ini berfokus pada tema krusial, yaitu Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dan Penguatan Digital Fundraising. Rakernis yang dihadiri oleh seluruh perwakilan BAZNAS se-Indonesia ini menjadi platform penting untuk menyelaraskan strategi nasional dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Sampang diwakili oleh dua staf pelaksana, yakni Taufiq Ismail dan Wildanul Khoir. Kehadiran kedua staf ini merupakan upaya BAZNAS Sampang untuk mengadopsi teknologi terbaru demi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat. Sesi pemanfaatan AI dalam Rakernis memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu BAZNAS dalam identifikasi Mustahik: Penggunaan AI untuk memetakan dan memverifikasi kelayakan penerima zakat secara lebih akurat dan cepat. "Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kami siap membawa pulang ilmu dari Rakernis ini untuk diterapkan di Sampang, agar pelayanan kepada muzaki dan mustahik bisa lebih efisien dan modern," ujar Taufiq Ismail. Fokus utama lainnya dalam Rakernis adalah penguatan Digital Fundraising. bahwa di tengah tingginya penetrasi internet, kanal-kanal digital menjadi kunci untuk menjangkau donatur muda dan milenial. Strategi yang dipelajari meliputi: Optimalisasi Platform Digital: Penggunaan media sosial, e-commerce, dan website resmi sebagai gerbang utama penerimaan ZIS. Keamanan Transaksi: Peningkatan sistem keamanan untuk menjamin kepercayaan publik dalam berzakat secara daring. Konten Edukasi Digital: Memproduksi konten-konten kreatif yang edukatif tentang zakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan partisipasi aktif dalam Rakernis & Mini Expo 2025 ini, BAZNAS Sampang menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang adaptif, transparan, dan berteknologi tinggi demi kemaslahatan umat.

26-11-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI
BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI
SAMPANG – Inovasi program filantropi berbasis lingkungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, BAZNAS Sampang diundang secara khusus untuk menjadi narasumber di stasiun Radio Republik Indonesia (RRI), guna menyosialisasikan program unggulannya, "Sekolah Sedekah Sampah". Siaran yang diselenggarakan oleh RRI tersebut menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Sampang untuk menjelaskan secara detail mekanisme dan dampak dari program unik ini kepada masyarakat luas. Program "Sekolah Sedekah Sampah" bertujuan untuk mengkonversi sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi menjadi infaq/sedekah yang hasilnya digunakan untuk mendanai program-program kemanusiaan dan pendidikan BAZNAS. Mewakili BAZNAS Sampang, hadir langsung dua staf pelaksana, yaitu Abd. Wahid dan Rashita. Keduanya secara bergantian menjelaskan bagaimana program ini bekerja, mulai dari proses edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah hingga mekanisme pencatatan dan penyaluran dana. Abd. Wahid menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini. "Melalui program ini, kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan sekadar masalah, melainkan potensi berkah. Anak-anak didik kami ajarkan untuk memilah sampah mereka, kemudian nilai dari sampah itu dihitung sebagai sedekah. Ini adalah cara praktis dan menyenangkan untuk beramal," jelas Abd. Wahid dalam siaran tersebut. Sementara itu, Rashita fokus memaparkan dampak sosial dan keberlanjutan program. "Dana yang terkumpul dari sedekah sampah ini kemudian disalurkan kembali dalam bentuk beasiswa pendidikan, santunan anak yatim, atau modal usaha bagi mustahik. Ini adalah siklus kebaikan yang menguntungkan lingkungan sekaligus masyarakat dhuafa," tambahnya. BAZNAS Sampang berharap, melalui sosialisasi di media penyiaran seperti RRI, kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan praktik sedekah yang inovatif dapat meningkat, sehingga Program Sekolah Sedekah Sampah dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas di Kabupaten Sampang.

30-11-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"
BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berupaya memperluas jaringan kemitraan dalam menjalankan program-program pemberdayaan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan silaturahmi sekaligus sosialisasi program inovatif "Sekolah Sedekah Sampah" ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang. Kunjungan BAZNAS ini diterima langsung oleh Hj. Hurun Ien, S.E., selaku Ketua BPPKAD Sampang, di kantor BPPKAD. Silaturahmi ini menandai dimulainya upaya kolaboratif lintas sektor dalam memadukan isu lingkungan dengan kesejahteraan sosial. Pemberdayaan Mustahik: Nilai ekonomi dari sampah yang disedekahkan (infaq/shadaqah) diubah menjadi dana produktif untuk membantu mustahik (penerima zakat), seperti beasiswa atau modal usaha. Perwakilan BAZNAS Sampang menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sedekah dan kepedulian sejak dini. "Kami berharap BPPKAD, sebagai salah satu instansi vital di Pemerintahan Kabupaten Sampang, dapat mendukung program ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada ASN dan jajarannya. Dengan partisipasi aktif, kami bisa mengoptimalkan sampah menjadi sumber dana yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS. Hj. Hurun Ien, S.E., menyambut baik inisiatif BAZNAS ini. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap terobosan program yang dinilai kreatif dan relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. "Kami menyambut baik dan mendukung penuh Program Sekolah Sedekah Sampah ini. Ini adalah program yang sangat bagus karena mampu mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi amal jariyah dan sumber daya produktif. BPPKAD siap membantu menyosialisasikan program ini kepada seluruh pegawai kami agar dapat berpartisipasi aktif," tegas Hj. Hurun Ien. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga zakat dan badan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi inovatif berbasis lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sampang. BAZNAS dan BPPKAD berkomitmen untuk segera merumuskan langkah teknis implementasi di lingkungan BPPKAD dan sekolah-sekolah di bawah binaan Pemerintah Kabupaten Sampang.

25-11-2025 | Admin Ainur Ridho

BAZNAS Sampang Perkuat Sinergi dengan KUA Sreseh, Dorong Peningkatan Penghimpunan ZIS
BAZNAS Sampang Perkuat Sinergi dengan KUA Sreseh, Dorong Peningkatan Penghimpunan ZIS
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus mengencarkan upaya optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat kecamatan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan kunjungan silaturahmi dan sosialisasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sreseh. Selasa, (11/11). Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Sampang, Bapak Moh. Hosni, ini disambut hangat oleh Perwakilan KUA Kecamatan Sreseh, Bapak Muqoddas beserta jajarannya. Tujuan utama dari silaturahmi ini adalah untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat dengan KUA sebagai mitra strategis di garda terdepan masyarakat. KUA dianggap memiliki peran vital karena kedekatannya dengan tokoh agama, penyuluh, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kecamatan. Dalam paparannya,Wakil Ketua I BAZNAS Sampang, Bapak Moh. Hosni menekankan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan KUA untuk mengedukasi dan mendorong kesadaran masyarakat serta ASN dalam menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. "KUA adalah mitra kami yang sangat strategis. Melalui para penyuluh dan penghulu, kami berharap edukasi tentang Zakat, Infak, dan Sedekah bisa sampai ke setiap lapisan masyarakat di Sreseh. Optimalisasi ZIS adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan," ujarnya. Sementara itu, Staff Perwakilan KUA Kecamatan Sreseh, Bapak Muqoddas, menyambut baik inisiasi ini dan menyatakan komitmen penuh lembaganya. "Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Sampang. Kami akan mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat KUA dan para penyuluh agama untuk menjadi duta-duta BAZNAS, sehingga potensi ZIS di Kecamatan Sreseh dapat terkumpul secara maksimal dan disalurkan secara tepat sasaran," tegasnya. Diharapkan, dengan penguatan kolaborasi ini, penghimpunan ZIS di Kecamatan Sreseh dapat meningkat signifikan. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan dikelola secara akuntabel oleh BAZNAS Sampang untuk berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik di Kabupaten Sampang. Kontributor : Wildanul Khoir

11-11-2025 | Admin Wildan

Tingkatkan Akhlak Amil, BAZNAS Sampang Gelar Pengajian Kitab Setiap Pekan
Tingkatkan Akhlak Amil, BAZNAS Sampang Gelar Pengajian Kitab Setiap Pekan
SAMPANG – Dalam upaya memperkuat landasan spiritual dan mentalitas seluruh jajaran pimpinan dan staf, BAZNAS Kabupaten Sampang secara rutin melaksanakan kegiatan kajian kitab internal setiap hari Jumat. Kajian yang digelar pada Jumat (07/11). pekan ini kembali memfokuskan pembahasan pada Kitab monumental, Bidayatul Hidayah. Kajian tersebut membahas secara mendalam bab mengenai Persiapan Melakukan Ibadah, yang disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. K. H. Abd. Rouf Al-Hitamy. Dalam paparannya, Kiai Rouf menekankan bahwa kesiapan seorang hamba sebelum menjalankan ibadah, termasuk ibadah muamalah seperti mengelola zakat, sangat krusial. Persiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga pembersihan hati (tazkiyatun nufs) dari berbagai penyakit batin. "Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali ini mengajarkan kita bahwa awal menuju petunjuk (hidayah) adalah dengan memperbaiki interaksi kita dengan Allah. Terutama bagi kita yang mengemban amanah zakat, ibadah kita harus diawali dengan kesucian niat dan persiapan yang matang," jelasnya Menurut beliau, menjalankan ibadah dengan persiapan yang benar akan berdampak positif pada integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan insan-insan amil zakat yang tidak hanya profesional dalam administrasi dan penyaluran, tetapi juga memiliki landasan akhlak dan spiritual yang kuat, sehingga amanah dari para muzaki dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kontributor : Wiladnul Khoir

07-11-2025 | Admin Wildan

Penguatan Jaringan Zakat: BAZNAS Sampang Sosialisasikan ZIS di KUA Kecamatan Pengarengan
Penguatan Jaringan Zakat: BAZNAS Sampang Sosialisasikan ZIS di KUA Kecamatan Pengarengan
SAMPANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melanjutkan agenda penguatan sinergi lembaga dengan menggelar kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pengarengan, Kamis, (06/11). Langkah ini merupakan bagian dari strategi BAZNAS Sampang untuk memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan ZIS, dengan menempatkan KUA sebagai mitra kunci yang paling dekat dengan masyarakat muzaki di wilayah kecamatan. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala KUA Pengarengan beserta jajaran staf, penghulu, dan penyuluh agama setempat. Tim BAZNAS Sampang, yang dipimpin oleh Wakil Ketua 1, Moh. Hosni, didampingi Staff, dan Relawan Pengumpulan memaparkan beberapa materi secara komprehensif mengenai tata kelola ZIS. Materi yang disampaikan meliputi: Fiqih Zakat Kontemporer: Penjelasan mengenai berbagai jenis zakat (maal, profesi, fitrah) yang relevan dengan kondisi saat ini. Transparansi dan Akuntabilitas: Pemaparan mengenai sistem pengelolaan dana ZIS oleh BAZNAS Sampang yang berprinsip syariah dan akuntabel. Peran KUA: Menguatkan peran strategis KUA, terutama para penyuluh agama, sebagai duta BAZNAS dalam mengedukasi masyarakat agar menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Staaf Pengumpulan, Rositha menekankan pentingnya peran KUA dalam mendorong kesadaran berzakat. "KUA adalah mitra kami yang paling vital di lapangan. Melalui para penyuluh dan penghulu, kami berharap edukasi tentang Zakat, Infak, dan Sedekah bisa sampai ke setiap sudut masyarakat di Pengarengan. Optimalisasi ZIS adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan umat," tuturnya Kepala KUA Kecamatan Pengarengan, menyambut baik inisiasi ini dan menegaskan komitmen lembaganya. "Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Sampang. Setelah sosialisasi ini, kami akan menjadikan isu ZIS sebagai salah satu materi prioritas dalam setiap kegiatan pembinaan umat di Kecamatan Pengarengan. Insya Allah, sinergi ini akan membawa manfaat besar," katanya Melalui konsolidasi ini, BAZNAS Sampang berharap dapat mencetak angka penghimpunan ZIS yang lebih tinggi, sehingga dapat menyalurkan lebih banyak bantuan dan program produktif yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup mustahik (penerima zakat) di Kabupaten Sampang. Kontributor : Wildanul Khoir

06-11-2025 | Admin Wildan

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sampang.

Lihat Daftar Rekening →