WhatsApp Icon
Memperkuat Sinergi, BAZNAS Sampang Lakukan Audiensi Strategis dengan Sekretaris Daerah

SAMPANG – Dalam upaya mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Sampang, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sampang menggelar kunjungan silaturahmi ke ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, H. Yuliadi Setiawan. Selasa (13/01).

Rombongan BAZNAS dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, didampingi oleh para wakil ketua. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah antara program kerja BAZNAS dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sampang menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Dalam pertemuan tersebut, Drs. Abd. Rouf Alhitamy memaparkan komitmen BAZNAS untuk terus melakukan penyelarasan program kerja agar sejalan dengan prioritas pemerintah daerah. Hal ini mencakup sinkronisasi data penerima bantuan—seperti program bedah rumah dan beasiswa pendidikan—agar selaras dengan basis data kemiskinan daerah sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak signifikan.

Selain itu, fokus diskusi juga tertuju pada penguatan regulasi dan optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sampang. BAZNAS berharap dukungan penuh dari Sekretaris Daerah dalam mendorong kesadaran berzakat di instansi pemerintahan, mengingat potensi besar yang dimiliki ASN untuk menjadi motor penggerak pembangunan sosial melalui zakat profesi.

"Kami menyadari bahwa BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya melalui bimbingan Bapak Sekda, sangat kami butuhkan agar pengelolaan zakat ini benar-benar menjadi solusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Sampang," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy.

Merespons hal tersebut, Sekretaris Daerah, H. Yuliadi Setiawan, menyambut baik inisiatif strategis ini. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang siap memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS sebagai mitra kunci dalam program jaring pengaman sosial. Beliau juga menekankan pentingnya transparansi dan koordinasi berkala agar setiap rupiah yang dikelola BAZNAS dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh pelosok Sampang.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk mengintensifkan komunikasi antarlembaga guna memastikan seluruh program sosial tahun ini dapat berjalan secara integratif dan berkelanjutan.(a/y)

13-01-2026 | Kontributor: Admin Wildan
Tingkatkan Performa Pengelolaan Zakat, BAZNAS Sampang Gelar Evaluasi Pasca Studi Tiru ke DIY

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang bergerak cepat dalam melakukan pembenahan internal dengan menyelenggarakan rapat evaluasi intensif pada Kamis (18/12/2025). Pertemuan penting ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut setelah jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu. Senin, (22/12).

Dalam rapat tersebut, pimpinan BAZNAS Sampang menekankan bahwa seluruh hasil observasi dan pembelajaran yang didapat dari Yogyakarta harus segera disesuaikan dengan konteks kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sampang. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah mengenai percepatan digitalisasi sistem pelaporan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini dinilai sangat krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi data yang bisa diakses secara cepat dan akurat.

Selain masalah teknologi, evaluasi ini juga mendiskusikan transformasi program pendayagunaan zakat. Terinspirasi dari keberhasilan di Yogyakarta, BAZNAS Sampang berencana untuk lebih memperkuat program zakat produktif yang mampu mengubah status mustahik menjadi muzaki. Pola pemberdayaan ekonomi umat akan menjadi prioritas ke depan, sehingga bantuan yang diberikan tidak lagi bersifat konsumtif sesaat, melainkan menjadi modal usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat kurang mampu.

Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, dalam arahannya menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi standar baru bagi kinerja amil di lingkungan BAZNAS Sampang. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dalam melayani muzaki serta ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan adalah kunci utama lembaga tersebut dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan. Seluruh staf diminta untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menjemput bola serta mengelola potensi zakat yang ada di Kabupaten Sampang.

Rapat evaluasi ini ditutup dengan penyusunan peta jalan (roadmap) baru yang akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Dengan semangat perubahan ini, BAZNAS Sampang optimis dapat bertransformasi menjadi lembaga amil zakat yang lebih modern, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di seluruh pelosok Kabupaten Sampang. (w/k).

22-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
Tingkatkan Kualitas Layanan, BAZNAS Sampang Boyong Seluruh Tim Studi Tiru ke BAZNAS D.I.Y.

YOGYAKARTA – Dalam upaya melakukan akselerasi pengelolaan zakat dan peningkatan kualitas pelayanan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y.) Kamis, (18/25).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Sampang dan diikuti oleh seluruh staf pelaksana hingga relawan. Kehadiran tim lengkap ini dimaksudkan agar seluruh lini organisasi memiliki pemahaman yang sama dalam mengadopsi sistem manajemen dan inovasi yang telah sukses diterapkan di Yogyakarta.

Ketua BAZNAS Sampang menyampaikan bahwa pemilihan BAZNAS D.I.Y. sebagai lokus studi tiru didasari oleh rekam jejak BAZNAS D.I.Y. yang dinilai sangat progresif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terutama dalam hal: Digitalisasi Pelayanan: Transformasi sistem pengelolaan data muzaki dan mustahik agar lebih akurat dan transparan. Program Pemberdayaan: Inovasi dalam penyaluran zakat produktif yang mampu mengangkat kemandirian ekonomi masyarakat.Optimalisasi Relawan: Penguatan peran relawan dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Berbeda dengan kunjungan kerja pada umumnya, BAZNAS Sampang membawa serta para staf dan relawan untuk melihat langsung operasional di lapangan. Hal ini bertujuan agar para praktisi di tingkat bawah mendapatkan wawasan teknis mengenai standar pelayanan prima (service excellence).

"Kami ingin membawa pulang semangat dan sistem kerja yang ada di Yogyakarta untuk diterapkan di Sampang. Dengan melibatkan staf dan relawan, kami berharap ada sinergi yang kuat dalam mengimplementasikan hasil studi tiru ini nanti," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy, ketua BAZNAS Sampang di sela-sela kegiatan.

Melalui studi tiru ini, BAZNAS Sampang berkomitmen untuk segera melakukan pembenahan internal dan peningkatan kapasitas SDM. Diharapkan, sekembalinya dari Yogyakarta, BAZNAS Sampang dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih modern, akuntabel, dan semakin dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Sampang.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi panel dan penyerahan cinderamata sebagai simbol jalinan silaturahmi serta kolaborasi antar-lembaga zakat demi kemaslahatan umat.

18-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang semakin memantapkan langkah strategisnya untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pengelolaan zakat di wilayahnya. Hal ini terlihat dengan digelarnya rapat internal oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang pada [Hari/Tanggal Rapat, misalnya: Senin, 15 Desember 2025] di kantor BAZNAS Sampang. Selasa, (16/12).

Rapat tersebut secara khusus membahas persiapan akhir untuk agenda penting yang akan dilaksanakan dalam minggu ini, yaitu kunjungan silaturahmi dan studi tiru (benchmarking) ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk upgrade kapasitas kelembagaan dan inovasi program.

"BAZNAS DIY dikenal memiliki tata kelola zakat yang sangat baik dan berbagai program inovatif yang sukses menjangkau masyarakat luas. Kunjungan ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk belajar langsung mengenai praktik-praktik terbaik mereka," ujarnya.

Seluruh Staff dan Relawan BAZNAS Sampang yang terlibat telah memastikan kesiapan materi, data, dan daftar pertanyaan kunci yang akan diajukan.

Diharapkan, hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan di Sampang, sehingga BAZNAS Sampang mampu mengelola potensi ZIS secara lebih optimal, transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Sampang.

"Kami berkomitmen membawa pulang ilmu dan pengalaman terbaik dari DIY untuk diterapkan di Sampang. Target kami adalah menjadikan BAZNAS Sampang sebagai lembaga pengelola zakat yang lebih profesional, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat," tutup Drs. Abd. Rouf Alhitamy, Ketua BAZNAS Sampang. (w/k).

16-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mengukuhkan komitmennya dalam peningkatan spiritual dan keilmuan staf internal. Kali ini, BAZNAS Sampang melanjutkan sesi rutin kajian Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat landasan spiritual para amilin dan amilat dalam menjalankan tugas pelayanan umat.

Kajian yang dilaksanakan secara internal ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang. Sesi kajian kali ini secara langsung dinarasumberi oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitamy.

Dalam sesi terbaru, KH. Abd. Rouf Alhitamy memfokuskan pembahasan pada bab penting mengenai adabiyah (etika) ketika shalat dan praktik pelaksanaannya. Beliau menekankan bahwa shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sebuah dialog agung antara hamba dengan Tuhannya yang harus dilandasi oleh adab dan kekhusyukan yang benar.

“Shalat adalah tiang agama. Namun, ia tidak akan tegak sempurna tanpa adabiyah yang menyertainya. Adab itu meliputi kesiapan hati, menjaga fokus dari takbiratul ihram hingga salam, serta memperhatikan setiap detail gerakan dan bacaan,” ujar KH. Abd. Rouf Alhitamy.

Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk memastikan bahwa para pengelola zakat memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dari kajian ini tidak hanya bermanfaat untuk individu, tetapi juga tercermin dalam kualitas pelayanan BAZNAS kepada mustahik dan muzakki.

“Dengan hati dan ibadah yang terjaga, insyaallah amanah umat yang dititipkan melalui BAZNAS dapat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan profesional,” tutup beliau.

Kajian Kitab Bidayatul Hidayah direncanakan akan terus berlanjut hingga seluruh bab penting dalam kitab tersebut tuntas dikaji.

12-12-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berinovasi dalam upaya memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat. Kali ini, BAZNAS Sampang menargetkan fasilitas publik sebagai lokasi strategis pengumpulan dana, salah satunya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Kamis, (04/12).

BAZNAS Sampang secara resmi mendistribusikan dan menyerahkan kotak-kotak sedekah ke Puskesmas Banyuanyar. Penempatan kotak sedekah ini merupakan bagian dari program perluasan jangkauan pengumpulan ZIS BAZNAS untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinfak atau bersedekah.

Proses penyerahan kotak sedekah dilakukan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Sampang dan diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Banyuanyar. Inisiatif ini menandai kolaborasi positif antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam menggerakkan kepedulian sosial. Kabag. Pengumpulan, Abd. Wahid menyampaikan bahwa peningkatan ZIS di setiap puskesmas akan selalu digencarkan, mengingat pendayagunaan BAZNAS Sampang juga menyasar kesehatan.

" Keberadaan kotak sedekah di lingkungan Puskesmas Banyuanyar akan mempermudah para pasien, keluarga pasien, maupun staf Puskesmas yang ingin berbagi rezeki. Ini adalah langkah kecil yang besar manfaatnya untuk membantu sesama melalui program BAZNAS," ujar Abd. Wahid.

Dengan penempatan kotak sedekah di Puskesmas Banyuanyar, BAZNAS Sampang berharap dapat meningkatkan kesadaran berzakat dan bersedekah di kalangan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kembali dalam berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Sampang yang membutuhkan.

Langkah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sampang untuk terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS demi tercapainya target penerima manfaat yang lebih luas.

Kontributor : Wildanul Khoir

04-12-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Koordinasi Bulanan (RKB) pada hari Senin, 01 Desember 2025. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana ini bertempat di kantor BAZNAS Sampang, dengan fokus utama pada evaluasi kinerja bulanan dan pemantapan program strategis menjelang akhir tahun anggaran 2025. (01/12).

Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya akuntabilitas dan percepatan realisasi program yang telah dicanangkan. "Rapat bulanan ini krusial. Kita harus memastikan semua program, terutama program unggulan yang menyentuh langsung masyarakat, telah tuntas sesuai target dan prinsip syariah," tegas beliau.

Fokus Utama Rapat:

  • Evaluasi Kinerja November: Tim pelaksana memaparkan capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan November, serta meninjau kembali efektivitas program pendistribusian di lima pilar utama (Sampang Sehat, Sampang Cerdas, Sampang Makmur, Sampang Peduli, dan Sampang Taqwa).

  • Target Akhir Tahun: Pembahasan intensif dilakukan terkait strategi peningkatan penghimpunan ZIS di penghujung tahun dan finalisasi data penerima manfaat (mustahik) untuk program bantuan akhir tahun.

  • Rencana 2026: Selain fokus tahun berjalan, rapat ini juga mulai merumuskan draf program kerja dan anggaran tahun 2026, menyesuaikan dengan potensi zakat di Kabupaten Sampang.

Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam rapat ini adalah percepatan penyelesaian laporan tahunan agar dapat segera diaudit dan dipublikasikan sebagai wujud transparansi kepada para muzaki.

Rapat bulanan BAZNAS Sampang ini menjadi agenda rutin untuk menjaga ritme kerja yang profesional dan memastikan bahwa setiap dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran demi kesejahteraan umat di Kabupaten Sampang.

Editor: Ainur Ridho

02-12-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi era digital dengan mengirimkan perwakilannya ke acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Mini Expo 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI/Provinsi. Acara bergengsi ini berfokus pada tema krusial, yaitu Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dan Penguatan Digital Fundraising.

Rakernis yang dihadiri oleh seluruh perwakilan BAZNAS se-Indonesia ini menjadi platform penting untuk menyelaraskan strategi nasional dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Sampang diwakili oleh dua staf pelaksana, yakni Taufiq Ismail dan Wildanul Khoir.

Kehadiran kedua staf ini merupakan upaya BAZNAS Sampang untuk mengadopsi teknologi terbaru demi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat.

Sesi pemanfaatan AI dalam Rakernis memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu BAZNAS dalam identifikasi Mustahik: Penggunaan AI untuk memetakan dan memverifikasi kelayakan penerima zakat secara lebih akurat dan cepat.

"Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kami siap membawa pulang ilmu dari Rakernis ini untuk diterapkan di Sampang, agar pelayanan kepada muzaki dan mustahik bisa lebih efisien dan modern," ujar Taufiq Ismail.

Fokus utama lainnya dalam Rakernis adalah penguatan Digital Fundraising. bahwa di tengah tingginya penetrasi internet, kanal-kanal digital menjadi kunci untuk menjangkau donatur muda dan milenial.

Strategi yang dipelajari meliputi:

  • Optimalisasi Platform Digital: Penggunaan media sosial, e-commerce, dan website resmi sebagai gerbang utama penerimaan ZIS.
  • Keamanan Transaksi: Peningkatan sistem keamanan untuk menjamin kepercayaan publik dalam berzakat secara daring.
  • Konten Edukasi Digital: Memproduksi konten-konten kreatif yang edukatif tentang zakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dengan partisipasi aktif dalam Rakernis & Mini Expo 2025 ini, BAZNAS Sampang menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang adaptif, transparan, dan berteknologi tinggi demi kemaslahatan umat.

26-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI

SAMPANG – Inovasi program filantropi berbasis lingkungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, BAZNAS Sampang diundang secara khusus untuk menjadi narasumber di stasiun Radio Republik Indonesia (RRI), guna menyosialisasikan program unggulannya, "Sekolah Sedekah Sampah".

Siaran yang diselenggarakan oleh RRI tersebut menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Sampang untuk menjelaskan secara detail mekanisme dan dampak dari program unik ini kepada masyarakat luas. Program "Sekolah Sedekah Sampah" bertujuan untuk mengkonversi sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi menjadi infaq/sedekah yang hasilnya digunakan untuk mendanai program-program kemanusiaan dan pendidikan BAZNAS.

Mewakili BAZNAS Sampang, hadir langsung dua staf pelaksana, yaitu Abd. Wahid dan Rashita. Keduanya secara bergantian menjelaskan bagaimana program ini bekerja, mulai dari proses edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah hingga mekanisme pencatatan dan penyaluran dana.

Abd. Wahid menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini.

"Melalui program ini, kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan sekadar masalah, melainkan potensi berkah. Anak-anak didik kami ajarkan untuk memilah sampah mereka, kemudian nilai dari sampah itu dihitung sebagai sedekah. Ini adalah cara praktis dan menyenangkan untuk beramal," jelas Abd. Wahid dalam siaran tersebut.

Sementara itu, Rashita fokus memaparkan dampak sosial dan keberlanjutan program. "Dana yang terkumpul dari sedekah sampah ini kemudian disalurkan kembali dalam bentuk beasiswa pendidikan, santunan anak yatim, atau modal usaha bagi mustahik. Ini adalah siklus kebaikan yang menguntungkan lingkungan sekaligus masyarakat dhuafa," tambahnya.

BAZNAS Sampang berharap, melalui sosialisasi di media penyiaran seperti RRI, kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan praktik sedekah yang inovatif dapat meningkat, sehingga Program Sekolah Sedekah Sampah dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas di Kabupaten Sampang.

30-11-2025 | Kontributor: Admin Wildan
BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berupaya memperluas jaringan kemitraan dalam menjalankan program-program pemberdayaan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan silaturahmi sekaligus sosialisasi program inovatif "Sekolah Sedekah Sampah" ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang.

Kunjungan BAZNAS ini diterima langsung oleh Hj. Hurun Ien, S.E., selaku Ketua BPPKAD Sampang, di kantor BPPKAD. Silaturahmi ini menandai dimulainya upaya kolaboratif lintas sektor dalam memadukan isu lingkungan dengan kesejahteraan sosial.

Pemberdayaan Mustahik: Nilai ekonomi dari sampah yang disedekahkan (infaq/shadaqah) diubah menjadi dana produktif untuk membantu mustahik (penerima zakat), seperti beasiswa atau modal usaha.

Perwakilan BAZNAS Sampang menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sedekah dan kepedulian sejak dini.

"Kami berharap BPPKAD, sebagai salah satu instansi vital di Pemerintahan Kabupaten Sampang, dapat mendukung program ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada ASN dan jajarannya. Dengan partisipasi aktif, kami bisa mengoptimalkan sampah menjadi sumber dana yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS.

Hj. Hurun Ien, S.E., menyambut baik inisiatif BAZNAS ini. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap terobosan program yang dinilai kreatif dan relevan dengan tantangan lingkungan saat ini.

"Kami menyambut baik dan mendukung penuh Program Sekolah Sedekah Sampah ini. Ini adalah program yang sangat bagus karena mampu mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi amal jariyah dan sumber daya produktif. BPPKAD siap membantu menyosialisasikan program ini kepada seluruh pegawai kami agar dapat berpartisipasi aktif," tegas Hj. Hurun Ien.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga zakat dan badan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi inovatif berbasis lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sampang. BAZNAS dan BPPKAD berkomitmen untuk segera merumuskan langkah teknis implementasi di lingkungan BPPKAD dan sekolah-sekolah di bawah binaan Pemerintah Kabupaten Sampang.

25-11-2025 | Kontributor: Admin Ainur Ridho
Memperkuat Sinergi, BAZNAS Sampang Lakukan Audiensi Strategis dengan Sekretaris Daerah
Memperkuat Sinergi, BAZNAS Sampang Lakukan Audiensi Strategis dengan Sekretaris Daerah
SAMPANG – Dalam upaya mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Sampang, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sampang menggelar kunjungan silaturahmi ke ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, H. Yuliadi Setiawan. Selasa (13/01). Rombongan BAZNAS dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, didampingi oleh para wakil ketua. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah antara program kerja BAZNAS dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sampang menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. Dalam pertemuan tersebut, Drs. Abd. Rouf Alhitamy memaparkan komitmen BAZNAS untuk terus melakukan penyelarasan program kerja agar sejalan dengan prioritas pemerintah daerah. Hal ini mencakup sinkronisasi data penerima bantuan—seperti program bedah rumah dan beasiswa pendidikan—agar selaras dengan basis data kemiskinan daerah sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak signifikan. Selain itu, fokus diskusi juga tertuju pada penguatan regulasi dan optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sampang. BAZNAS berharap dukungan penuh dari Sekretaris Daerah dalam mendorong kesadaran berzakat di instansi pemerintahan, mengingat potensi besar yang dimiliki ASN untuk menjadi motor penggerak pembangunan sosial melalui zakat profesi. "Kami menyadari bahwa BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya melalui bimbingan Bapak Sekda, sangat kami butuhkan agar pengelolaan zakat ini benar-benar menjadi solusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Sampang," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy. Merespons hal tersebut, Sekretaris Daerah, H. Yuliadi Setiawan, menyambut baik inisiatif strategis ini. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang siap memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS sebagai mitra kunci dalam program jaring pengaman sosial. Beliau juga menekankan pentingnya transparansi dan koordinasi berkala agar setiap rupiah yang dikelola BAZNAS dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh pelosok Sampang. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk mengintensifkan komunikasi antarlembaga guna memastikan seluruh program sosial tahun ini dapat berjalan secara integratif dan berkelanjutan.(a/y)

13-01-2026 | Admin Wildan

Tingkatkan Performa Pengelolaan Zakat, BAZNAS Sampang Gelar Evaluasi Pasca Studi Tiru ke DIY
Tingkatkan Performa Pengelolaan Zakat, BAZNAS Sampang Gelar Evaluasi Pasca Studi Tiru ke DIY
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang bergerak cepat dalam melakukan pembenahan internal dengan menyelenggarakan rapat evaluasi intensif pada Kamis (18/12/2025). Pertemuan penting ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut setelah jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu. Senin, (22/12). Dalam rapat tersebut, pimpinan BAZNAS Sampang menekankan bahwa seluruh hasil observasi dan pembelajaran yang didapat dari Yogyakarta harus segera disesuaikan dengan konteks kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sampang. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah mengenai percepatan digitalisasi sistem pelaporan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini dinilai sangat krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi data yang bisa diakses secara cepat dan akurat. Selain masalah teknologi, evaluasi ini juga mendiskusikan transformasi program pendayagunaan zakat. Terinspirasi dari keberhasilan di Yogyakarta, BAZNAS Sampang berencana untuk lebih memperkuat program zakat produktif yang mampu mengubah status mustahik menjadi muzaki. Pola pemberdayaan ekonomi umat akan menjadi prioritas ke depan, sehingga bantuan yang diberikan tidak lagi bersifat konsumtif sesaat, melainkan menjadi modal usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat kurang mampu. Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, dalam arahannya menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi standar baru bagi kinerja amil di lingkungan BAZNAS Sampang. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dalam melayani muzaki serta ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan adalah kunci utama lembaga tersebut dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan. Seluruh staf diminta untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menjemput bola serta mengelola potensi zakat yang ada di Kabupaten Sampang. Rapat evaluasi ini ditutup dengan penyusunan peta jalan (roadmap) baru yang akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Dengan semangat perubahan ini, BAZNAS Sampang optimis dapat bertransformasi menjadi lembaga amil zakat yang lebih modern, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di seluruh pelosok Kabupaten Sampang. (w/k).

22-12-2025 | Admin Wildan

Tingkatkan Kualitas Layanan, BAZNAS Sampang Boyong Seluruh Tim Studi Tiru ke BAZNAS D.I.Y.
Tingkatkan Kualitas Layanan, BAZNAS Sampang Boyong Seluruh Tim Studi Tiru ke BAZNAS D.I.Y.
YOGYAKARTA – Dalam upaya melakukan akselerasi pengelolaan zakat dan peningkatan kualitas pelayanan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y.) Kamis, (18/25). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Sampang dan diikuti oleh seluruh staf pelaksana hingga relawan. Kehadiran tim lengkap ini dimaksudkan agar seluruh lini organisasi memiliki pemahaman yang sama dalam mengadopsi sistem manajemen dan inovasi yang telah sukses diterapkan di Yogyakarta. Ketua BAZNAS Sampang menyampaikan bahwa pemilihan BAZNAS D.I.Y. sebagai lokus studi tiru didasari oleh rekam jejak BAZNAS D.I.Y. yang dinilai sangat progresif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terutama dalam hal: Digitalisasi Pelayanan: Transformasi sistem pengelolaan data muzaki dan mustahik agar lebih akurat dan transparan. Program Pemberdayaan: Inovasi dalam penyaluran zakat produktif yang mampu mengangkat kemandirian ekonomi masyarakat.Optimalisasi Relawan: Penguatan peran relawan dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah. Berbeda dengan kunjungan kerja pada umumnya, BAZNAS Sampang membawa serta para staf dan relawan untuk melihat langsung operasional di lapangan. Hal ini bertujuan agar para praktisi di tingkat bawah mendapatkan wawasan teknis mengenai standar pelayanan prima (service excellence). "Kami ingin membawa pulang semangat dan sistem kerja yang ada di Yogyakarta untuk diterapkan di Sampang. Dengan melibatkan staf dan relawan, kami berharap ada sinergi yang kuat dalam mengimplementasikan hasil studi tiru ini nanti," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy, ketua BAZNAS Sampang di sela-sela kegiatan. Melalui studi tiru ini, BAZNAS Sampang berkomitmen untuk segera melakukan pembenahan internal dan peningkatan kapasitas SDM. Diharapkan, sekembalinya dari Yogyakarta, BAZNAS Sampang dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih modern, akuntabel, dan semakin dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Sampang. Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi panel dan penyerahan cinderamata sebagai simbol jalinan silaturahmi serta kolaborasi antar-lembaga zakat demi kemaslahatan umat.

18-12-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY
BAZNAS Sampang Matangkan Persiapan Kunjungan Silaturahmi dan Studi Tiru ke BAZNAS DIY
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang semakin memantapkan langkah strategisnya untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pengelolaan zakat di wilayahnya. Hal ini terlihat dengan digelarnya rapat internal oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang pada [Hari/Tanggal Rapat, misalnya: Senin, 15 Desember 2025] di kantor BAZNAS Sampang. Selasa, (16/12). Rapat tersebut secara khusus membahas persiapan akhir untuk agenda penting yang akan dilaksanakan dalam minggu ini, yaitu kunjungan silaturahmi dan studi tiru (benchmarking) ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk upgrade kapasitas kelembagaan dan inovasi program. "BAZNAS DIY dikenal memiliki tata kelola zakat yang sangat baik dan berbagai program inovatif yang sukses menjangkau masyarakat luas. Kunjungan ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk belajar langsung mengenai praktik-praktik terbaik mereka," ujarnya. Seluruh Staff dan Relawan BAZNAS Sampang yang terlibat telah memastikan kesiapan materi, data, dan daftar pertanyaan kunci yang akan diajukan. Diharapkan, hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan di Sampang, sehingga BAZNAS Sampang mampu mengelola potensi ZIS secara lebih optimal, transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Sampang. "Kami berkomitmen membawa pulang ilmu dan pengalaman terbaik dari DIY untuk diterapkan di Sampang. Target kami adalah menjadikan BAZNAS Sampang sebagai lembaga pengelola zakat yang lebih profesional, akuntabel, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat," tutup Drs. Abd. Rouf Alhitamy, Ketua BAZNAS Sampang. (w/k).

16-12-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat
BAZNAS Sampang Gelar Kajian Kitab Bidayatul Hidayah, Fokus pada Adab dan Praktik Shalat
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mengukuhkan komitmennya dalam peningkatan spiritual dan keilmuan staf internal. Kali ini, BAZNAS Sampang melanjutkan sesi rutin kajian Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat landasan spiritual para amilin dan amilat dalam menjalankan tugas pelayanan umat. Kajian yang dilaksanakan secara internal ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Sampang. Sesi kajian kali ini secara langsung dinarasumberi oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. KH. Abd. Rouf Alhitamy. Dalam sesi terbaru, KH. Abd. Rouf Alhitamy memfokuskan pembahasan pada bab penting mengenai adabiyah (etika) ketika shalat dan praktik pelaksanaannya. Beliau menekankan bahwa shalat bukan hanya sekadar gerakan fisik dan bacaan lisan, melainkan sebuah dialog agung antara hamba dengan Tuhannya yang harus dilandasi oleh adab dan kekhusyukan yang benar. “Shalat adalah tiang agama. Namun, ia tidak akan tegak sempurna tanpa adabiyah yang menyertainya. Adab itu meliputi kesiapan hati, menjaga fokus dari takbiratul ihram hingga salam, serta memperhatikan setiap detail gerakan dan bacaan,” ujar KH. Abd. Rouf Alhitamy. Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sampang untuk memastikan bahwa para pengelola zakat memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dari kajian ini tidak hanya bermanfaat untuk individu, tetapi juga tercermin dalam kualitas pelayanan BAZNAS kepada mustahik dan muzakki. “Dengan hati dan ibadah yang terjaga, insyaallah amanah umat yang dititipkan melalui BAZNAS dapat kami kelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan profesional,” tutup beliau. Kajian Kitab Bidayatul Hidayah direncanakan akan terus berlanjut hingga seluruh bab penting dalam kitab tersebut tuntas dikaji.

12-12-2025 | Admin Ainur Ridho

BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar
BAZNAS Sampang Perkuat Pengumpulan ZIS, Distribusikan Kotak Sedekah di Puskesmas Banyuanyar
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berinovasi dalam upaya memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat. Kali ini, BAZNAS Sampang menargetkan fasilitas publik sebagai lokasi strategis pengumpulan dana, salah satunya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Kamis, (04/12). BAZNAS Sampang secara resmi mendistribusikan dan menyerahkan kotak-kotak sedekah ke Puskesmas Banyuanyar. Penempatan kotak sedekah ini merupakan bagian dari program perluasan jangkauan pengumpulan ZIS BAZNAS untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinfak atau bersedekah. Proses penyerahan kotak sedekah dilakukan langsung oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Sampang dan diterima secara simbolis oleh Kepala Puskesmas Banyuanyar. Inisiatif ini menandai kolaborasi positif antara lembaga zakat dan sektor kesehatan dalam menggerakkan kepedulian sosial. Kabag. Pengumpulan, Abd. Wahid menyampaikan bahwa peningkatan ZIS di setiap puskesmas akan selalu digencarkan, mengingat pendayagunaan BAZNAS Sampang juga menyasar kesehatan. " Keberadaan kotak sedekah di lingkungan Puskesmas Banyuanyar akan mempermudah para pasien, keluarga pasien, maupun staf Puskesmas yang ingin berbagi rezeki. Ini adalah langkah kecil yang besar manfaatnya untuk membantu sesama melalui program BAZNAS," ujar Abd. Wahid. Dengan penempatan kotak sedekah di Puskesmas Banyuanyar, BAZNAS Sampang berharap dapat meningkatkan kesadaran berzakat dan bersedekah di kalangan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kembali dalam berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Sampang yang membutuhkan. Langkah ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sampang untuk terus berupaya meningkatkan pengumpulan ZIS demi tercapainya target penerima manfaat yang lebih luas. Kontributor : Wildanul Khoir

04-12-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun
BAZNAS Sampang Gelar Rapat Bulanan Bualan Matangkan Program Akhir Tahun
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Koordinasi Bulanan (RKB) pada hari Senin, 01 Desember 2025. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana ini bertempat di kantor BAZNAS Sampang, dengan fokus utama pada evaluasi kinerja bulanan dan pemantapan program strategis menjelang akhir tahun anggaran 2025. (01/12). Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya akuntabilitas dan percepatan realisasi program yang telah dicanangkan. "Rapat bulanan ini krusial. Kita harus memastikan semua program, terutama program unggulan yang menyentuh langsung masyarakat, telah tuntas sesuai target dan prinsip syariah," tegas beliau. Fokus Utama Rapat: Evaluasi Kinerja November: Tim pelaksana memaparkan capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan November, serta meninjau kembali efektivitas program pendistribusian di lima pilar utama (Sampang Sehat, Sampang Cerdas, Sampang Makmur, Sampang Peduli, dan Sampang Taqwa). Target Akhir Tahun: Pembahasan intensif dilakukan terkait strategi peningkatan penghimpunan ZIS di penghujung tahun dan finalisasi data penerima manfaat (mustahik) untuk program bantuan akhir tahun. Rencana 2026: Selain fokus tahun berjalan, rapat ini juga mulai merumuskan draf program kerja dan anggaran tahun 2026, menyesuaikan dengan potensi zakat di Kabupaten Sampang. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam rapat ini adalah percepatan penyelesaian laporan tahunan agar dapat segera diaudit dan dipublikasikan sebagai wujud transparansi kepada para muzaki. Rapat bulanan BAZNAS Sampang ini menjadi agenda rutin untuk menjaga ritme kerja yang profesional dan memastikan bahwa setiap dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran demi kesejahteraan umat di Kabupaten Sampang. Editor: Ainur Ridho

02-12-2025 | Admin Ainur Ridho

Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising
Berlangsung 2 Hari, BAZNAS Sampang Hadiri Rakernis Nasional: Siap Adaptasi AI dan Perkuat Digital Fundraising
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi era digital dengan mengirimkan perwakilannya ke acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Mini Expo 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI/Provinsi. Acara bergengsi ini berfokus pada tema krusial, yaitu Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dan Penguatan Digital Fundraising. Rakernis yang dihadiri oleh seluruh perwakilan BAZNAS se-Indonesia ini menjadi platform penting untuk menyelaraskan strategi nasional dalam pengelolaan zakat. BAZNAS Sampang diwakili oleh dua staf pelaksana, yakni Taufiq Ismail dan Wildanul Khoir. Kehadiran kedua staf ini merupakan upaya BAZNAS Sampang untuk mengadopsi teknologi terbaru demi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat. Sesi pemanfaatan AI dalam Rakernis memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat membantu BAZNAS dalam identifikasi Mustahik: Penggunaan AI untuk memetakan dan memverifikasi kelayakan penerima zakat secara lebih akurat dan cepat. "Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kami siap membawa pulang ilmu dari Rakernis ini untuk diterapkan di Sampang, agar pelayanan kepada muzaki dan mustahik bisa lebih efisien dan modern," ujar Taufiq Ismail. Fokus utama lainnya dalam Rakernis adalah penguatan Digital Fundraising. bahwa di tengah tingginya penetrasi internet, kanal-kanal digital menjadi kunci untuk menjangkau donatur muda dan milenial. Strategi yang dipelajari meliputi: Optimalisasi Platform Digital: Penggunaan media sosial, e-commerce, dan website resmi sebagai gerbang utama penerimaan ZIS. Keamanan Transaksi: Peningkatan sistem keamanan untuk menjamin kepercayaan publik dalam berzakat secara daring. Konten Edukasi Digital: Memproduksi konten-konten kreatif yang edukatif tentang zakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan partisipasi aktif dalam Rakernis & Mini Expo 2025 ini, BAZNAS Sampang menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang adaptif, transparan, dan berteknologi tinggi demi kemaslahatan umat.

26-11-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI
BAZNAS Sampang Gencarkan Edukasi Lingkungan: Program "Sekolah Sedekah Sampah" Mengudara di RRI
SAMPANG – Inovasi program filantropi berbasis lingkungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, BAZNAS Sampang diundang secara khusus untuk menjadi narasumber di stasiun Radio Republik Indonesia (RRI), guna menyosialisasikan program unggulannya, "Sekolah Sedekah Sampah". Siaran yang diselenggarakan oleh RRI tersebut menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Sampang untuk menjelaskan secara detail mekanisme dan dampak dari program unik ini kepada masyarakat luas. Program "Sekolah Sedekah Sampah" bertujuan untuk mengkonversi sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi menjadi infaq/sedekah yang hasilnya digunakan untuk mendanai program-program kemanusiaan dan pendidikan BAZNAS. Mewakili BAZNAS Sampang, hadir langsung dua staf pelaksana, yaitu Abd. Wahid dan Rashita. Keduanya secara bergantian menjelaskan bagaimana program ini bekerja, mulai dari proses edukasi pemilahan sampah di sekolah-sekolah hingga mekanisme pencatatan dan penyaluran dana. Abd. Wahid menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini. "Melalui program ini, kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan sekadar masalah, melainkan potensi berkah. Anak-anak didik kami ajarkan untuk memilah sampah mereka, kemudian nilai dari sampah itu dihitung sebagai sedekah. Ini adalah cara praktis dan menyenangkan untuk beramal," jelas Abd. Wahid dalam siaran tersebut. Sementara itu, Rashita fokus memaparkan dampak sosial dan keberlanjutan program. "Dana yang terkumpul dari sedekah sampah ini kemudian disalurkan kembali dalam bentuk beasiswa pendidikan, santunan anak yatim, atau modal usaha bagi mustahik. Ini adalah siklus kebaikan yang menguntungkan lingkungan sekaligus masyarakat dhuafa," tambahnya. BAZNAS Sampang berharap, melalui sosialisasi di media penyiaran seperti RRI, kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan praktik sedekah yang inovatif dapat meningkat, sehingga Program Sekolah Sedekah Sampah dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas di Kabupaten Sampang.

30-11-2025 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"
BAZNAS Sampang Gaet BPPKAD, Sosialisasikan Program Inovatif "Sekolah Sedekah Sampah"
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berupaya memperluas jaringan kemitraan dalam menjalankan program-program pemberdayaan. Kali ini, BAZNAS Sampang melaksanakan silaturahmi sekaligus sosialisasi program inovatif "Sekolah Sedekah Sampah" ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang. Kunjungan BAZNAS ini diterima langsung oleh Hj. Hurun Ien, S.E., selaku Ketua BPPKAD Sampang, di kantor BPPKAD. Silaturahmi ini menandai dimulainya upaya kolaboratif lintas sektor dalam memadukan isu lingkungan dengan kesejahteraan sosial. Pemberdayaan Mustahik: Nilai ekonomi dari sampah yang disedekahkan (infaq/shadaqah) diubah menjadi dana produktif untuk membantu mustahik (penerima zakat), seperti beasiswa atau modal usaha. Perwakilan BAZNAS Sampang menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sedekah dan kepedulian sejak dini. "Kami berharap BPPKAD, sebagai salah satu instansi vital di Pemerintahan Kabupaten Sampang, dapat mendukung program ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada ASN dan jajarannya. Dengan partisipasi aktif, kami bisa mengoptimalkan sampah menjadi sumber dana yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS. Hj. Hurun Ien, S.E., menyambut baik inisiatif BAZNAS ini. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap terobosan program yang dinilai kreatif dan relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. "Kami menyambut baik dan mendukung penuh Program Sekolah Sedekah Sampah ini. Ini adalah program yang sangat bagus karena mampu mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi amal jariyah dan sumber daya produktif. BPPKAD siap membantu menyosialisasikan program ini kepada seluruh pegawai kami agar dapat berpartisipasi aktif," tegas Hj. Hurun Ien. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga zakat dan badan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi inovatif berbasis lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sampang. BAZNAS dan BPPKAD berkomitmen untuk segera merumuskan langkah teknis implementasi di lingkungan BPPKAD dan sekolah-sekolah di bawah binaan Pemerintah Kabupaten Sampang.

25-11-2025 | Admin Ainur Ridho

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat