
Percepat Pemulangan Penyintas Jemundo, BAZNAS Sampang Koordinasi Intensif dengan BAZNAS Jatim dan Pemprov
SURABAYA – Upaya pemulangan penyintas konflik sosial asal Kabupaten Sampang yang selama ini menghuni Rusun Jemundo kini memasuki babak baru. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melakukan kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi percepatan pemulangan di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Selasa, (10/02).
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, serta Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Timur. Turut hadir mendampingi dari pihak daerah, yakni perwakilan Bakesbangpol Kabupaten Sampang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menyatakan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret untuk mematangkan teknis kepulangan para penyintas. Menurutnya, sinergi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah sangat dibutuhkan agar proses transisi para penyintas berjalan lancar tanpa hambatan sosial maupun ekonomi.
"Tujuan utama kami adalah silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dengan BAZNAS Jatim dan Pemprov terkait skema percepatan pemulangan saudara-saudara kita di Jemundo. Kami ingin memastikan saat mereka kembali ke Sampang, pendampingannya sudah siap secara komprehensif, sehingga peran BAZNAS di daerah tidak hanya bersifat manageral tetapi juga harus memandang aspek kultural," ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada koordinasi dan pembagian peran antar instansi. BAZNAS Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi bantuan logistik pemulangan hingga program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi para penyintas saat tiba di kampung halaman.
Sementara itu, pihak Bakesbangpol Provinsi dan Kabupaten menekankan pentingnya aspek keamanan dan rekonsiliasi sosial. Hal ini bertujuan agar proses integrasi kembali para penyintas ke tengah masyarakat dapat berlangsung secara harmonis dan kondusif.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memangkas birokrasi yang ada, sehingga penyelesaian pemulangan penyintas Jemundo yang telah berjalan cukup lama ini dapat segera tuntas dalam waktu dekat. Seluruh pihak yang hadir bersepakat bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menyelesaikan isu kemanusiaan ini secara tuntas dan bermartabat.
Kontributor : Zaiful Bahar.
Editor : Wildanul Khoir
10-02-2026 | Admin Wildan

Menekan kemiskinan, BAZNAS Sampang Bareng Bakorwil IV Pamekasan Terjang Laut Menuju Pulau Mandangin
SAMPANG – Semangat kolaborasi lintas sektor dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan masalah kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang. Kali ini, BAZNAS Sampang bersinergi dengan Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan IV (BAKORWIL) Pamekasan serta berbagai instansi terkait melakukan aksi nyata dengan mengunjungi Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang. Rabu, (11/02).
Perjalanan menuju pulau padat penduduk tersebut tidak menyurutkan semangat tim. Menggunakan transportasi laut, rombongan lintas sektor ini rela menyeberangi perairan demi menjalankan misi kemanusiaan: penanganan kemiskinan melalui penurunan angka stunting dan pencegahan pernikahan dini di wilayah kepulauan.
Sinergi untuk Masa Depan Mandangin Kepala Bakorwil IV Pamekasan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinkronisasi program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten dalam menekan angka kemiskinan dari akar masalahnya.
"Stunting dan pernikahan dini adalah dua tantangan besar yang saling berkaitan dengan kemiskinan. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi dengan BAZNAS dan instansi terkait sangat penting untuk memberikan intervensi langsung di lapangan," ujarnya sebelum pemberangkatan.
Peran BAZNAS dalam Intervensi Gizi BAZNAS Sampang hadir sebagai pilar penting dalam penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS akan fokus pada pemberian bantuan tambahan gizi bagi balita terindikasi stunting serta sosialisasi ekonomi produktif kepada keluarga pra-sejahtera.
Pimpinan BAZNAS Sampang menyampaikan bahwa Pulau Mandangin menjadi prioritas karena tantangan geografisnya. "Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat kepulauan mendapatkan perhatian yang sama. Bahwa sinergi ini merupakan bantuan yang menurunkan beban masyarakat, terutama dalam urusan pemenuhan gizi anak," tegasnya.
Edukasi Pernikahan Dini Selain masalah kesehatan fisik, tim gabungan juga memberikan edukasi mendalam mengenai dampak negatif pernikahan dini dari sudut pandang sosial, ekonomi, dan kesehatan reproduksi. Sosialisasi ini diharapkan mampu membuka cakrawala masyarakat Mandangin bahwa kesiapan mental dan ekonomi sebelum menikah adalah kunci untuk melahirkan generasi yang berkualitas.(w/k).
11-02-2026 | Admin Wildan

Optimalkan Kinerja, BAZNAS Sampang Gelar Rapat Evaluasi Bulanan di Awal Februari
SAMPANG – Memasuki awal bulan Februari, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menggelar rapat evaluasi bulanan yang berlangsung di kantor sekretariat BAZNAS setempat. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi lembaga pengelola zakat tersebut untuk meninjau kembali capaian program kerja yang telah berjalan selama bulan sebelumnya sekaligus memantapkan koordinasi untuk agenda-agenda mendatang. (05/02).
Rapat tersebut dihadiri secara lengkap oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sampang, staf pelaksana, hingga para relawan. Kehadiran seluruh elemen ini dimaksudkan agar proses evaluasi berjalan secara komprehensif, mulai dari urusan manajerial di tingkat pimpinan hingga kendala teknis yang dihadapi oleh para relawan saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat di berbagai wilayah.
Dalam jalannya rapat, masing-masing bidang memaparkan laporan kinerja terkait penghimpunan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Fokus utama pembahasan meliputi persiapan agenda kegiatan di bulan Ramadhan 1447 H, efektivitas penyaluran bantuan tepat sasaran dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sampang. Evaluasi ini dilakukan secara detail untuk memastikan bahwa setiap amanah dari para muzakki telah dikelola secara transparan dan profesional.
Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, menekankan pentingnya disiplin dan semangat inovasi bagi seluruh staf dan relawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui rapat koordinasi di awal bulan Februari ini, BAZNAS Sampang berharap dapat meningkatkan performa kerja serta mempercepat respons terhadap laporan-laporan kemanusiaan yang membutuhkan penanganan segera, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (w/k).
05-02-2026 | Admin Wildan

Perluas Jangkauan ZIS, BAZNAS Sampang Jalin Silaturahmi Strategis dengan BCA Cabang Sampang
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang terus berupaya memperkuat ekosistem zakat melalui kolaborasi strategis dengan berbagai sektor. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke kantor Bank Central Asia (BCA) Cabang Sampang. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, didampingi jajaran staf pelaksana, dan disambut secara resmi oleh Kepala Cabang BCA Sampang di ruang kerjanya. Senin,(02/02)
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Drs. Abd. Rouf Alhitamy menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk membangun sinergi dalam memperluas jangkauan layanan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Sampang. Beliau menekankan pentingnya integrasi antara lembaga pengelola zakat dengan lembaga keuangan formal seperti BCA guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya para nasabah perbankan, dalam menunaikan kewajiban sosial keagamaan mereka secara lebih efisien dan modern.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang BCA Sampang menyambut positif inisiatif yang ditawarkan oleh BAZNAS. Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama, termasuk optimalisasi kanal pembayaran digital dan edukasi bersama mengenai program-program kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah penghimpunan dana ZIS, tetapi juga memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Sampang melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. (a/y)
02-02-2026 | Admin Wildan

Persiapan Ibadah di Bulan Ramadhan BAZNAS Sampang Bedah Kitab Bidayatul Hidayah tentang Adab Puasa
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang kembali menggelar agenda rutin mingguan berupa kajian Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi ini memfokuskan pembahasan pada materi Adab Berpuasa, bertempat di musholla kantor BAZNAS Sampang. (30/01).
Kajian ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan integritas seluruh elemen di lingkungan BAZNAS. Peserta yang hadir tidak hanya terbatas pada jajaran pimpinan dan staf, tetapi juga melibatkan para relawan serta mahasiswa magang dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Universitas Islam Madura (UIM).
Dalam sesi kali ini, pemateri mengupas tuntas pasal mengenai puasa, menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Hal ini dirasa sangat relevan bagi para pengelola zakat agar dalam melayani umat senantiasa dilandasi dengan kesabaran dan keikhlasan.
Kehadiran mahasiswa dari UTM dan UIM memberikan warna tersendiri dalam diskusi tersebut. Keterlibatan mereka dalam kajian kitab kuning ini diharapkan mampu memberikan bekal moral yang kuat sebelum mereka terjun sepenuhnya ke dunia kerja profesional.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan untuk para muzakki (pembayar zakat) dan kelancaran program-program pendayagunaan zakat di wilayah Kabupaten Sampang. (w/k).
30-01-2026 | Admin Wildan

Dukung Ekonomi Lokal, BAZNAS Sampang Persiapkan Program Z-Ifthar
SAMPANG – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1448 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang bergerak cepat dengan menggelar rapat internal staf untuk mematangkan program Z-Ifthar (Zakat Ifthar) dari BAZNAS RI. Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS Sampang ini fokus pada rencana pemberdayaan UMKM lokal melalui penyediaan paket berbuka puasa, Kamis (27/01).
Program Z-Ifthar kali ini dirancang berbeda dengan mengedepankan kolaborasi bersama BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) Kabupaten Sampang. Inisiasi ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi kebahagiaan berbuka puasa, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi para pedagang kecil di sekitar masjid.
Dalam pembahasan rapat, ditekankan bahwa seluruh penyediaan menu buka puasa akan diserahkan sepenuhnya kepada pelaku UMKM binaan BMM dan pedagang lokal di sekitar titik lokasi distribusi. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata BAZNAS dalam membantu para pelaku usaha mikro meningkatkan pendapatan mereka selama bulan Ramadhan 2027.
Sinergi dengan BMM memungkinkan BAZNAS untuk mengidentifikasi pelaku usaha yang memiliki potensi namun memerlukan bantuan akses pasar. Dengan menjadikannya mitra penyedia hidangan Z-Ifthar, diharapkan terjadi perputaran modal yang sehat di tingkat arus bawah.
Selain aspek pemberdayaan, penentuan lokasi menjadi agenda krusial dalam rapat tersebut. Tim internal melakukan pemetaan terhadap masjid-masjid di Kabupaten Sampang yang memiliki potensi jamaah besar namun berada di lingkungan masyarakat rentan. Penentuan titik lokasi ini akan dikoordinasikan langsung melalui jaringan BMM untuk memastikan aksesibilitas bagi mustahik dan kelayakan tempat bagi UMKM berjualan.
Rencana matang terkait teknis distribusi juga disusun agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Koordinasi antara staf BAZNAS dan pengelola BMM di tingkat masjid menjadi kunci agar alur distribusi makanan dari UMKM ke masyarakat berjalan tertib dan higienis.
Pihak BAZNAS Sampang berharap, melalui program Z-Ifthar yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi masjid ini, manfaat zakat dapat dirasakan secara ganda: mengenyangkan mereka yang berpuasa dan menyejahterakan mereka yang berdagang.
Persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sampang dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat, sekaligus memastikan bahwa kehadiran Ramadhan 2027 membawa dampak positif yang sistemik bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sampang. (w/k).
27-01-2026 | Admin Wildan

BAZNAS Sampang Mantapkan Tata Kelola Administrasi dan Persiapkan Agenda Besar Ramadan 1447 H
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menggelar rapat internal strategis yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy. Pertemuan yang berlangsung khidmat di kantor BAZNAS Sampang ini turut dihadiri oleh jajaran wakil pimpinan, staf, hingga relawan. Agenda utama rapat ini difokuskan pada penguatan tata kelola keuangan organisasi, terutama mengenai kepatuhan terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 409 yang mengatur tentang pelaporan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, pimpinan menekankan implementasi Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 768 Tahun 2025 terkait uji petik keuangan Lembaga Zakat guna memastikan seluruh dokumentasi berkas audit telah siap dan memenuhi standar transparansi yang ketat. Kamis, (22/01).
Selain aspek manajerial, rapat tersebut juga membahas keterlibatan aktif BAZNAS Sampang dalam pembangunan daerah melalui kegiatan MUSRENBANG RKPD Tahun 2027. BAZNAS Sampang dijadwalkan hadir di 14 kecamatan di seluruh Kabupaten Sampang. Mengingat rangkaian kegiatan ini berlangsung maraton selama tujuh hari, Drs. Abd. Rouf Alhitamy menginstruksikan pembagian tim secara efisien, di mana setiap harinya tim akan bertugas di dua kecamatan berbeda. Langkah ini diambil agar BAZNAS dapat menyelaraskan program pendayagunaan zakat dengan rencana kerja pemerintah daerah di masa mendatang.
Memasuki pembahasan agenda bulan suci Ramadan, BAZNAS Sampang tengah mempersiapkan program monumental, yakni Santunan 1.000 Anak Yatim. Acara besar ini direncanakan berlangsung di Pendopo Bupati Sampang dan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Sampang akan berkolaborasi erat dengan Dinas Sosial-PPPA Kabupaten Sampang untuk memastikan pendataan dan distribusi santunan berjalan tepat sasaran, sehingga kehadiran pemerintah dan BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak yatim di wilayah Sampang.
Sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat selama bulan puasa, BAZNAS juga akan membuka booth pelayanan zakat di pusat keramaian, yakni Alun-Alun Trunojoyo Sampang. Program ini dibarengi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil gratis di sejumlah titik strategis kota. Untuk memperkuat syiar dan edukasi, BAZNAS Sampang juga akan menggencarkan branding ajakan berzakat melalui pemasangan baliho serta penayangan konten kreatif di videotron Alun-Alun Trunojoyo. Melalui serangkaian agenda ini, BAZNAS Sampang berkomitmen untuk tidak hanya unggul secara administrasi, tetapi juga aktif memberikan dampak nyata dan kemudahan bagi para muzaki maupun mustahik. (w/k).
22-01-2026 | Admin Wildan

Memperkuat Sinergi, BAZNAS Sampang Lakukan Audiensi Strategis dengan Sekretaris Daerah
SAMPANG – Dalam upaya mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Sampang, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sampang menggelar kunjungan silaturahmi ke ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, H. Yuliadi Setiawan. Selasa (13/01).
Rombongan BAZNAS dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, didampingi oleh para wakil ketua. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah antara program kerja BAZNAS dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sampang menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Dalam pertemuan tersebut, Drs. Abd. Rouf Alhitamy memaparkan komitmen BAZNAS untuk terus melakukan penyelarasan program kerja agar sejalan dengan prioritas pemerintah daerah. Hal ini mencakup sinkronisasi data penerima bantuan—seperti program bedah rumah dan beasiswa pendidikan—agar selaras dengan basis data kemiskinan daerah sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak signifikan.
Selain itu, fokus diskusi juga tertuju pada penguatan regulasi dan optimalisasi pengumpulan zakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sampang. BAZNAS berharap dukungan penuh dari Sekretaris Daerah dalam mendorong kesadaran berzakat di instansi pemerintahan, mengingat potensi besar yang dimiliki ASN untuk menjadi motor penggerak pembangunan sosial melalui zakat profesi.
"Kami menyadari bahwa BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya melalui bimbingan Bapak Sekda, sangat kami butuhkan agar pengelolaan zakat ini benar-benar menjadi solusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Sampang," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy.
Merespons hal tersebut, Sekretaris Daerah, H. Yuliadi Setiawan, menyambut baik inisiatif strategis ini. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang siap memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS sebagai mitra kunci dalam program jaring pengaman sosial. Beliau juga menekankan pentingnya transparansi dan koordinasi berkala agar setiap rupiah yang dikelola BAZNAS dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh pelosok Sampang.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk mengintensifkan komunikasi antarlembaga guna memastikan seluruh program sosial tahun ini dapat berjalan secara integratif dan berkelanjutan.(a/y)
13-01-2026 | Admin Wildan

Tingkatkan Performa Pengelolaan Zakat, BAZNAS Sampang Gelar Evaluasi Pasca Studi Tiru ke DIY
SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang bergerak cepat dalam melakukan pembenahan internal dengan menyelenggarakan rapat evaluasi intensif pada Kamis (18/12/2025). Pertemuan penting ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut setelah jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu. Senin, (22/12).
Dalam rapat tersebut, pimpinan BAZNAS Sampang menekankan bahwa seluruh hasil observasi dan pembelajaran yang didapat dari Yogyakarta harus segera disesuaikan dengan konteks kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sampang. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah mengenai percepatan digitalisasi sistem pelaporan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini dinilai sangat krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi data yang bisa diakses secara cepat dan akurat.
Selain masalah teknologi, evaluasi ini juga mendiskusikan transformasi program pendayagunaan zakat. Terinspirasi dari keberhasilan di Yogyakarta, BAZNAS Sampang berencana untuk lebih memperkuat program zakat produktif yang mampu mengubah status mustahik menjadi muzaki. Pola pemberdayaan ekonomi umat akan menjadi prioritas ke depan, sehingga bantuan yang diberikan tidak lagi bersifat konsumtif sesaat, melainkan menjadi modal usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat kurang mampu.
Ketua BAZNAS Sampang, Drs. Abd. Rouf Alhitamy, dalam arahannya menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi standar baru bagi kinerja amil di lingkungan BAZNAS Sampang. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dalam melayani muzaki serta ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan adalah kunci utama lembaga tersebut dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan. Seluruh staf diminta untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menjemput bola serta mengelola potensi zakat yang ada di Kabupaten Sampang.
Rapat evaluasi ini ditutup dengan penyusunan peta jalan (roadmap) baru yang akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Dengan semangat perubahan ini, BAZNAS Sampang optimis dapat bertransformasi menjadi lembaga amil zakat yang lebih modern, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di seluruh pelosok Kabupaten Sampang. (w/k).
22-12-2025 | Admin Wildan

Tingkatkan Kualitas Layanan, BAZNAS Sampang Boyong Seluruh Tim Studi Tiru ke BAZNAS D.I.Y.
YOGYAKARTA – Dalam upaya melakukan akselerasi pengelolaan zakat dan peningkatan kualitas pelayanan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y.) Kamis, (18/25).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Sampang dan diikuti oleh seluruh staf pelaksana hingga relawan. Kehadiran tim lengkap ini dimaksudkan agar seluruh lini organisasi memiliki pemahaman yang sama dalam mengadopsi sistem manajemen dan inovasi yang telah sukses diterapkan di Yogyakarta.
Ketua BAZNAS Sampang menyampaikan bahwa pemilihan BAZNAS D.I.Y. sebagai lokus studi tiru didasari oleh rekam jejak BAZNAS D.I.Y. yang dinilai sangat progresif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terutama dalam hal: Digitalisasi Pelayanan: Transformasi sistem pengelolaan data muzaki dan mustahik agar lebih akurat dan transparan. Program Pemberdayaan: Inovasi dalam penyaluran zakat produktif yang mampu mengangkat kemandirian ekonomi masyarakat.Optimalisasi Relawan: Penguatan peran relawan dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Berbeda dengan kunjungan kerja pada umumnya, BAZNAS Sampang membawa serta para staf dan relawan untuk melihat langsung operasional di lapangan. Hal ini bertujuan agar para praktisi di tingkat bawah mendapatkan wawasan teknis mengenai standar pelayanan prima (service excellence).
"Kami ingin membawa pulang semangat dan sistem kerja yang ada di Yogyakarta untuk diterapkan di Sampang. Dengan melibatkan staf dan relawan, kami berharap ada sinergi yang kuat dalam mengimplementasikan hasil studi tiru ini nanti," ujar Drs. Abd. Rouf Alhitamy, ketua BAZNAS Sampang di sela-sela kegiatan.
Melalui studi tiru ini, BAZNAS Sampang berkomitmen untuk segera melakukan pembenahan internal dan peningkatan kapasitas SDM. Diharapkan, sekembalinya dari Yogyakarta, BAZNAS Sampang dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih modern, akuntabel, dan semakin dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Sampang.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi panel dan penyerahan cinderamata sebagai simbol jalinan silaturahmi serta kolaborasi antar-lembaga zakat demi kemaslahatan umat.
18-12-2025 | Admin Wildan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sampang.
Lihat Daftar Rekening →