WhatsApp Icon

Evaluasi Program Sekolah Sedekah Sampang BAZNAS Gelar Rapat Koordinasi Intensif

15/06/2026  |  Penulis: Ainur Ridho

Bagikan:URL telah tercopy
Evaluasi Program Sekolah Sedekah Sampang  BAZNAS Gelar Rapat Koordinasi Intensif

BAZNASSampang

SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menggelar rapat evaluasi komprehensif terkait pelaksanaan program unggulan Triple S (Sedekah Sampah Sekolah). Evaluasi ini dilakukan guna mengidentifikasi kendala di lapangan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memaksimalkan dampak positif program bagi sekolah-sekolah mitra. Senin, (15/06).

Program Triple S sendiri digulirkan dengan tujuan mulia, yaitu mengedukasi siswa agar peduli lingkungan melalui budaya memilah sampah bernilai ekonomis. Hasil dari sedekah sampah tersebut nantinya dikembalikan ke sekolah dalam bentuk dana yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama, seperti pembiayaan beasiswa siswa kurang mampu hingga operasional kegiatan sekolah lainnya. Melalui evaluasi ini, BAZNAS Sampang juga menargetkan perluasan jaringan agar semakin banyak lembaga pendidikan yang tertarik menjalin kerja sama.

Soroti Keterbatasan Armada dan Transparansi Data

Dalam jalannya evaluasi, terdapat dua poin kritik utama yang menjadi sorotan penting demi perbaikan performa program ke depan:

  1. Keterbatasan Armada Angkutan: Jumlah armada yang digunakan untuk penjemputan sampah di sekolah-sekolah dinilai masih kurang optimal, sehingga memicu keterlambatan pengangkutan.

  2. Transparansi Hasil Timbangan: Belum adanya laporan berkala mengenai jumlah berat timbangan sampah yang diambil dari masing-masing sekolah, sehingga nilai transparansi perlu ditingkatkan.

Lima Poin Solusi dan Langkah Strategis

Merespons kritik tersebut, forum evaluasi menyepakati sejumlah saran dan langkah taktis yang harus segera diterapkan demi kelancaran program Triple S ke depan:

  • Peningkatan Kualitas Layanan Angkutan: BAZNAS Sampang disarankan untuk menambah unit armada penjemputan, khususnya kendaraan taktis yang memiliki mobilitas cepat, agar penumpukan sampah di area sekolah dapat dihindari.

  • Transparansi via Grup Komunikasi: Mitra pengelola Triple S diwajibkan untuk melaporkan jumlah timbangan sampah secara berkala langsung ke grup koordinasi, agar pihak sekolah mengetahui hasil sedekah mereka secara transparan.

  • Sistem Jemput Bola yang Proaktif: Pihak sekolah diminta untuk langsung memberikan laporan ke grup koordinasi begitu volume sampah di kotak penampungan sudah siap untuk diangkut.

  • Kemudahan Akses Sarana Fasilitas: Bagi sekolah yang membutuhkan tambahan kotak sampah, pihak lembaga bisa langsung mengajukan permohonan melalui grup atau datang langsung ke kantor BAZNAS Sampang.

  • Optimalisasi Media Edukasi: Sekolah diimbau untuk aktif mengomunikasikan kebutuhan penunjang program, seperti banner edukasi atau alat peraga lainnya, guna terus meningkatkan kesadaran murid dalam memilah sampah.

Melalui pembenahan sistem operasional dan komunikasi yang lebih terbuka ini, BAZNAS Sampang optimistis program Triple S tidak hanya menjadi solusi kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga menjelma menjadi pilar penopang pendidikan yang mandiri dan bersifat mendidik bagi generasi muda di Kabupaten Sampang.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sampang.

Lihat Daftar Rekening →